Kamis, 17 Juli 2014

Aji Berharap Timnas U-23 Petik Pelajar dari Totti DKK

Sehari jelang laga kontra AS Roma, Timnas Indonesia U-23 terus mematangkan strategi untuk menghadapi klub Italia itu. Dalam latihan di Trigoria di training camp AS Roma, Kmais (17/7/2014) sore waktu setempat, pelatih Aji Santoso fokus mematangkan strategi bertahan dan menyerang. Dalam latihan tersebut juga ditekankan ball position untuk mencari peluang menyerang serta finishing dengan shooting on goal.

Aji mengatakan, skuat Garuda beruntung bisa mendapatkan lawan uji coba seperti Roma. "Banyaknya pemain baru dan hebat dari AS Roma jadi suatu keuntungan bagi timnas untuk lebih banyak belajar," ucapnya.



Mantan pemain Timnas Indonesia mengatakan semua pemainnya dalam  kondisi fit untuk laga yang akan berlangsung di Stadion Centro d'Italia, Rieti, Jumat (18/7/2014). Dalam kondisi panas saat laga uji coba, Aji berharap para pemainya harus pintar mengatur ritme pertandingan dan bola agar tenaga lebih efisien.

Kemungkinan, Aji akan memakai formasi 4-2-3-1 untuk menghadapi Francesco Totti dan kawan-kawan.

Selasa, 15 Juli 2014

Indonesia Tahan Imbang Qatar Berkat Irfan Bachdim

  
Gol larut yang dicetak Irfan Bachdim di babak kedua menyelamatkan Indonesia dari kekalahan. Dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Saoud Bin Abdulrahman, Qatar, Selasa (15/7) dini hari WIB, pasukan Merah Putih menahan imbang tuan rumah Qatar dengan skor akhir 2-2.
 Indonesia secara mengejutkan berhasil unggul cepat saat pertandingan baru berlangsung satu menit. Gol tersebut dicetak Ricardo Salampessy usai sepakannya dari sisi kanan kotak penalti Qatar gagal dibendung kiper Saad Al-Sheib.

Sebagai tim tuan rumah Qatar langsung bereaksi dengan memberikan tekanan lebih gencar usai gol yang menjadikan Indonesia unggul 1-0. Alhasil, pasukan Merah Putih dipaksa lebih bertahan di sebagian besar babak pertama.

Lebih mendominasi jalannya pertandingan Qatar baru berhasil mencetak gol saat laga memasuki menit ke-40. Gol yang membuat pertandingan berakhir imbang 1-1 di babak pertama dicetak Khalid Muftah.

Babak kedua

Pada menit ke-54 tim tuan rumah berhasil membalikkan keadaan dan unggul 2-1 atas Indonesia. Gol tersebut dicetak pemain pengganti Abdulkhadir Elyas Bakur.
Pasukan Alfred Rield tampak kesulitan untuk bisa kembali mencetak gol. Bahkan hinga pertandingan sudah memasuki menit ke-90.

Akan tetapi, tepat pada menit akhir tambahan waktu di babak kedua, Irfan Bachdim tampil sebagai penyelamat pasukan Garuda dari kekalahan. Irfan mencetak gol setelah melakukan kerja sama satu dua dengan Cristian Gonzales dan melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti sehingga berbuah gol. Pertandingan pun diakhir dengan skor imbang 2-2.

Susunan Pemain

Qatar: Saad Al-Sheib; Mohammed Musa Ali, Abdulaziz Hatem, Bilal Mohammed (C), Khalid Muftah, Khalid Abdulrauf, Hassn Al-Haidous, Ibrahim Majed, Isamil Mahmoud, Abdulrahman Mohd Hussain, Meshaal Abdulla.

Cadangan: Sateh Abdulnasser, Abdulkarim Hassan, Almahdi Ali, Isamil Mohammed, Abdulkhadir Elyas Bakur, Mosaab Mahmoud, Ahmed Abdulmaqsoud.

Indonesia: Kurnia Meiga; Zulkifli Syukur, Ricardo Salampessy, M. Roby, Hamka Hamzah (C), Raphael Maitimo, Steven Imbiri, Immanuel Wanggai, Zulham Zamrun, Irfan Bachdim, Samsul Arif.

Cadangan: Made Wirawan, Dian Agus, Ruben Sanadi, Fachruddin, Hariono, Cristian Gonzales, Rizky Rizaldi Pora, Achmad Jufriyanto, Firman Utina, Ferdinand Sinaga, Hendro Siswanto, Dedi Hartono.

Minggu, 06 November 2011

La Liga: Real Madrid vs Osasuna: Ronaldo Hattrick , Madrid Gasak Osasuna

Madrid pesta gol ke gawang Osasuna, Minggu (6/11) di Santiago Bernabeu. Ronaldo kembali mencetak tiga gol dan menjadi gol ke-17 musim ini.

Madrid langsung menekan di menit-menit awal. Di menit ke-10, peluang sudah mereka dapat. Sebuah sundulan dari Sergio Ramos ke kotak penalti gagal disambut oleh Ronaldo. Bahkan, Benzema yang mencoba menyambut bola tersebut masih kalah cepat.

Menit ke-21, kembali Madrid mendapat peluang. Umpan silang Di Maria ke kotak penalti berhasil dikontrol dengan baik oleh Ronaldo. Pemain Portugal itu menunjukkan tekniknya dengan menglabui bek Osasuna. Sayang, sepakannya masih membentur pemain Osasuna, Satrustegui.

Dua menit berselang, Madrid akhirnya mampu merobek jala Osasuna. Umpan silan Di Maria ke kotak penalti mampu disundul dengan baik oleh Ronaldo dan tidak mampu diselamatkan oleh Kiper Osasuna, Andres.

Madrid nyaris menggandakan kedudukan satu menit berselang. Di Maria menusuk pertahanan Osasuna dan berhasil melewati dua pemain bertahan mereka. Di Maria langsung menghujamkan tendangan keras ke arah gawang. Skor belum berubah karena sepakannya masih sedikit melebar.

Osasuna mendapat peluang pertama di menit ke-28. Umpan pendek Nino berhasil diterima oleh Nekounam. Pemain Iran itu melakukan tendangan melengkung dari jarak 25 meter. Casillas sempat berjibaku untuk menghentikan tendangan tersebut. Sayang, tendangannya masih tipis di atas gawang.

Osasuna berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-31. Melalui tendangan bebas yang dilakukan dengan cepat oleh Nino mengarah ke kaki Ibrahima yang tak terkawal di kotak penalti. Ia langsung menendang ke arah gawang dan menaklukkan Casillas.

Madrid tak butuh waktu lama untuk kembali unggul. Tiga menit kemudian, Madrid mencetak gol melalui tandukan Pepe memanfaatkan sepak pojok yang dilakukan oleh Di Maria. Enam menit berselang, gol ketiga Madrid pun tercipta. Umpan tarik Di Maria ke kotak penalti berhasil dimanfaatkan menjadi gol oleh Higuain dengan tendangan yang mengarah ke pojok gawang Osasuna.

Skor 3-1 bertahan hingga turun minum.

Madrid tak mengendurkan serangan di babak kedua. Terbukti gol keempat mampu mereka sarangkan ke gawang Osasuna di menit ke-55. Ozil dijatuhkan Satrustegui di kotak penalti dan mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah. Ronaldo berhasil melakukan tugasnya sebagai eksekutor penalti.

Tiga menit berselang, Ronaldo mencetak hattrick. Umpan silang Arbeloa ke kotak penalti berhasil ditanduk Ronaldo dan merobek jala Osasuna. Skor berubah menjadi 5-1.

Belum puas dengan lima gol, Madrid mencetak gol keenamnya di menit ke-63. Kali ini giliran pemain yang baru masuk, Karim Benzema. Pemain Prancis itu sukses menaklukkan kiper Osasuna, Andres setelah menerima umpan dari Coentrao di dalam kotak penalti.

Unggul 6-1, Madrid sedikit menurunkan tempo serangan. Kesempatan untuk mencetak gol debut bersama Real Madrid gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Nuri Sahin. Tendangan bebas yang dilakukannya di menit ke-75 masih tinggi diatas gawang Osasuna.

Meski menurunkan tempo, Madrid tetap mampu mencetak gol ketujuh di menit ke-81. Umpan terobosan Arbeloa berhasil diteruskan Benzema dengan sepakan ke pojok gawang Osasuna.

Skor 7-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan pemain:

Real Madrid: Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Coentrao; Xabi Alonso, Khedira (Sahin 67'), Di Maria (Benzema 49'), Ozil (Callejon 67'), Cristiano Ronaldo, Higuain.

Osasuna: Andres; Damia, Lolo, Flano, Satrustegui; Raul Garcia, Nekounam, Punal (Ruben 73'); Calleja (Timor 87'), Nino (Lekic 59'), Ibrahima.

Kamis, 27 Oktober 2011

Yang Tak Boleh Dilakukan Usai Olahraga

Anda mungkin telah menghabiskan satu jam sehari untuk olahraga keras. Tapi bagaimana dengan 23 jam lain di saat Anda tak olahraga?
Nah dibawah ini hal-hal yang tak boleh Anda lakukan usai berolahraga:
1. Minum Sports Drink
Jangan terburu-buru mengonsumsi sports drink bila tubuh Anda tidak benar-benar kehilangan elektrolit. Sports drink umumnya mengandung pemanis buatan yang tak baik bagi tubuh. Cukup tenggak air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
2. Tidak langsung makan
Setelah olahraga berat, tubuh Anda pun telah siap untuk pengisian bahan bakar. Tetapi ingat jangan langsung ambil makanan berat yang berlemak, tetapi bijaksanalah dengan camilan ringan yang sehat. Sedikit protein dan karbohidrat kompleks sudah cukup untuk memulihkan otot-otot Anda.
3.Camilan malam hari
Pilihlah camilan yang ringan dan sehat di malam hari. Jangan sampai pilihan camilan malam ini merusak pembakaran kalori Anda siang harinya.
4. Kurang Tidur
Tidur bukan hanya berarti istirahat, tetapi juga pemulihan energi untuk olahraga lagi keesokan harinya. Tidur juga menghasilkan hormon pertumbuhan tingkat tinggi yang dipercaya merupakan komponen kunci dari pertumbuhan dan perbaikan otot.

Sabtu, 22 Oktober 2011

Tetap Merendah di Grup Neraka

Hasil undian cabang sepak bola SEA Games XXVI , Rabu (19/10) menempatkan Indonesia di Grup A bersama Malaysia, Thailand, Singapura dan Kamboja. Sementara itu, Grup B berisikan Vietnam, Myanmar, Laos, Filipina, Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Melihat komposisi Grup A, memang layak jika grup tersebut dicap sebagai grup neraka. Malaysia adalah peraih medali emas SEA Games 2009 di Laos. Mereka juga punya sistem pembinaan pemain muda yang sudah terbukti prestasinya. Materi timnas Malaysia yang menjuarai Piala AFF 2010, lebih dari setengahnya adalah pemain-pemain yang menjuarai SEA Games 2009.

Indonesia yang berstatus tuan rumah sejak jauh hari ingin meraih medali emas setelah terakhir meraihnya di SEA Games Manila pada tahun 1991 (20 tahun yang lalu). Dukungan penonton dipastikan akan menjadi suntikan semangat yang luar biasa. Apalagi selama ini suporter merah putih dikenal fanatik dan “berisik”.

Sedangkan Thailand dan Singapura adalah raksasa sepak bola Asia Tenggara selama 10 tahun terakhir. Khusus untuk Thailand, Indonesia selalu mengalami kesulitan jika berhadapan dengan tim negeri Gajah Putih, baik di level senior dan junior.

Timnas senior Indonesia terakhir mengalahkan Thailand di ajang Piala AFF Desember 2010 lalu dengan skor 2-1. Bambang Pamungkas menjadi pahlawan kemenangan dengan dua gol penaltinya. Tapi itu timnas senior.

Untuk Kamboja sepertinya tim ini akan menjadi bulan-bulanan penghuni Grup A lainnya.

Lalu bagaimana peluang Indonesia meraih medali emas SEA Games, minimal untuk lolos dari Grup A? Kalau boleh jujur, peluang Indonesia untuk lolos dari Grup A sangat berat. Apalagi kekuatan dan kemampuan permainan timnas U-23 Indonesia belum teruji dengan baik.

Namun dalam sepak bola peluang selalu ada. Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh PSSI dan timnas U-23:

Pertama, Indonesia harus mengetahui dengan detail kekuatan dan kelemahan tim lain. Sangat penting untuk mengirim staf kepelatihan, bisa pelatih kepala atau asisten pelatih, untuk mengamati, merekam dan mempelajari uji coba yang dilakukan tim lain di Grup A.

Lewat kegiatan mata-mata seperti itu, minimal pelatih dan pemain tidak kaget saat menghadapi Malaysia, Thailand atau Singapura.

Kedua, PSSI harus segera mencarikan lawan uji coba yang tangguh. Selama ini timnas U-23 tidak mendapat lawan uji coba yang berat. Hanya beberapa klub lokal dan klub Hongkong yang pernah dijajal kekuatannya oleh timnas U-23.

Hal seperti itu tentu saja tidak memberikan ujian dan tekanan yang signifikan untuk mental, fisik dan taktik timnas U-23. Idealnya timnas U-23 melakukan uji coba dengan negara-negara yang lebih kuat, seperti Australia, Jepang, Korea Selatan, Cina atau negara-negara Amerika Latin.

Dengan dua minggu waktu yang tersisa, persiapan timnas U-23 sudah sangat mepet. Pelatih Rahmad Darmawan, yang sukses di Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura, pasti sudah punya gambaran akan seperti apa skema permainan dan komposisi pemainnya nanti.

Nama-nama Titus Bonai, Patrick Wanggai, Ferdinand Sinaga, Okto Maniani dan Andik Firmansyah akan menjadi tulang punggung timnas U-23.

Tapi yang pasti, jangan lupa untuk terus mendukung dan mendoakan tim Merah Putih, bukan hanya timnas U-23, yang berjuang di SEA Games XXVI Palembang-Jakarta pada 11 hingga 22 November 2011 nanti.

Khusus untuk cabang sepak bola, seluruh pertandingan Grup A akan dimainkan di stadion GBK Senayan dan Grup B di stadion Lebak Bulus Jakarta Selatan mulai 3 November 2011.

Jumat, 21 Oktober 2011

Preview & Jadwal Barcelona Vs Sevilla: Kontra Sevilla, Barca Bertemu Lawan Setimpal

Ujian terjal bakal dijalani Barcelona akhir pekan ini. Skuad besutan pelatih Pep  Guardiola itu bakal menghadapi lawan berat, yakni Sevilla.

Dengan catatan belum terkalahkan dan meraih lima kemenangan dari tujuh pertandingan, Barcelona sesungguhnya tetap jadi unggulan di partai nanti.
Namun, Sevilla juga tak bisa dipandang sebelah mata. Hingga memasuki pekan ketujuh, Sevilla bertengger di peringkat keempat klasemen, dan hanya terpaut dua angka dari Barca.

Terkait hal itu, Guardiola meminta anak-anak asuhnya untuk tak meremehkan sang lawan di pertandingan nanti. Pep juga menegaskan bahwa Sevilla merupakan lawan sepadan bagi Barca untuk menguji sejauh mana perkembangan timnya.

"Sevilla adalah tim yang hebat. Mereka dilatih untuk memenangkan semua pertandingan dalam kondisi apapun," ungkapnya dalam konfrensi pers jelang pertandingan sebagaimana dilansir Goal.

"Ini merupakan tes yang bagus untuk menjajal seberapa hebatnya tim kami. Mereka sangat kuat. Pelatih mereka juga telah menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang ahli dalam taktik bertahan," lanjutnya.

"Mereka juga banyak memiliki pemain bagus di depan, Setelah Madrid, Sevilla adalah tim terbaik dalam hal serangan balik," tambahnya.

Namun, Pep bisa sedikit tersenyum di laga nanti. Pasalnya Kekuatan Barca di laga nanti dipastikan meningkat seiring dengan kembalinya gelandang Cesc Fabregas yang sebelumnya absen akibat cedera.

"Penampilan Cesc (Fabregas) sejak bergabung bersama skuad sangatlah gemilang. Kami sangat bahagia dengan kedatangannya," tuturnya.

"Dia telah berlatih dengan sangat keras dalam beberapa hari belakangan, tapi kami memiliki pilihan lain pada (Andres) Iniesta dan Thiago (Alcantara)," pungkasnya.

Sedang dari kubu lawan, Sevilla dipastikan tidak akan diperkuat striker Alvaro Negredo pada laga ini karena masih dalam tahap pemulihan cedera. Dalam perandingan kali ini kemungkinan besar Sevilla hanya akan menggunakan satu penyerang, Frederic Kanoute.
Pertandingan nanti akan disiarkan secara langsung di TVONE Minggu  (23/10/2011) dinihari WIB pada pukul 03.00.


Head 2 Head Barcelona vs Sevilla:

14 Mar 2011 : Sevilla 1-1 Barcelona (La Liga)
31 Okt 2010 : Barcelona 5-0 Sevilla (La Liga)
22 Agt 2010 : Barcelona 4-0 Sevilla (Spanish Super Cup)
15 Agt 2010 : Sevilla 3-1 Barcelona (Spanish Super Cup)
9 Mei 2010 : Sevilla 2-3 Barcelona (La Liga)

Lima pertandingan terakhir Barcelona :

20 Oktober : Barcelona 2-0 Viktoria Plzen (Liga Champions)
16 Oktober : Barcelona 3-0 Racing Santander (La Liga)
3 Oktober : Sporting Gijon 0-1 Barcelona (La Liga)
29 September : BATE 0-5 Barcelona (Liga Champions)
25 September : Barcelona 5-0 Atletico Madrid (La Liga)

Lima pertandingan terakhir Sevilla :

17 Oktober : Sevilla 2-1 Sporting Gijon (La Liga)
2 Oktober : Atletico Madrid 0-0 Sevilla (La Liga)
24 September : Sevilla 1-0 Valencia (La Liga)
21 September : Osasuna 0-0 Sevilla (La Liga)
18 September : Sevilla 1-0 Real Sociedad (La Liga)
Prediksi susunan pemain Barcelona vs Sevilla:

Barcelona: Valdes, Alves, Puyol, Abidal, Maxwell, Busquets, Xavi, Iniesta, Pedro, Messi, Villa.

Sevilla: Varas, Escude, Navarro, Spahic, Caceres, Trochowski, Navas, Medel, Perotti, Manu, Kanoute.

Kamis, 20 Oktober 2011

Syarat Timnas U-23 Juara SEA Games

Mantan pelatih tim nasional Indonesia Benny Dollo mengakui peluang timnas Indonesia U-23 untuk lolos ke semi-final cabang sepakbola SEA Games cukup berat setelah Indonesia bergabung di grup A bersama juara bertahan Malaysia, Singapura, Thailand dan Kamboja.
Namun, Benny Dollo menyatakan peluang Indonesia untuk meraih gelar juara menjadi lebih terbuka apabila skuad asuhan Rahmad Darmawan tersebut mampu lolos ke semi-final.
"Wah, itu sangat berat. Tapi kalau seandainya Indonesia mampu melewati hadangan Malaysia, Singapura dan Thailand dan lolos ke empat besar, saya kira Indonesia mampu jadi juara," ujarnya di Jakarta, Kamis (20/10).
Mantan pelatih Arema Indonesia tersebut mengatakan, ketiga tim yang ada di grup A, Malaysia, Singapura dan Thailand harus diwaspadai karena mereka juga sangat serius dalam melakukan persiapan. Oleh karena itu, Benny Dollo berharap timnas Indonesia juga sudah mengalami peningkatan dalam kualitas bermain terutama sektor pertahanan.
"Ketiga tim itu harus diakui berat karena mereka memiliki persiapan yang cukup dan sering berhadapan dengan tim-tim berkualitas dalam uji coba. Tetapi perkembangan tim Kamboja kita belum begitu tahu apakah pantas disebut underdog atau tidak," ujarnya.
"Untuk lolos ke semifinal memang sangat berat. Mudah-mudahan ada perubahan dan peningkatan pada sektor pertahanan Timnas U-23 kita karena calon lawan memiliki daya serang yang cukup bervariasi," tandasnya.